Aku Yang Ragu, Kamu Yang Menjauh
Karya : Pena_Lingga
Aku mulai mengerti, bahwa dunia ini tak pernah pelit menghadirkan keindahan.
Ia menaruh warna di langit, menumbuhkan harap di setiap langkah, dan menyelipkan bahagia di hal-hal sederhana yang sering luput dari perhatian.
Namun anehnya, di tengah semua itu, aku justru merasa kehilangan sesuatu yang dulu begitu dekat.
Seolah bahagia yang pernah singgah, kini perlahan menjauh tanpa pamit.
Aku tidak tahu pasti kapan semuanya berubah.
Apakah saat aku mulai terlalu berharap, atau ketika kita berhenti saling menjaga?
Kadang aku bertanya pada diri sendiri,
apa aku yang berjalan terlalu jauh hingga tak lagi menemukan jalan pulang?
Atau justru kamu yang diam-diam menciptakan jarak,
membiarkan ruang di antara kita tumbuh tanpa pernah berusaha mempersempitnya?
Hubungan ini dulu terasa hangat, seperti rumah yang selalu ingin aku tuju.
Kini, ia lebih mirip tempat asing yang bahkan aku ragu untuk sekadar mengetuk pintunya.
Aku mencoba mengingat, di mana letak kesalahan kita.
Tapi semakin aku mencari, semakin aku sadar bahwa tidak semua hal punya jawaban yang jelas.
Mungkin kita hanya dua orang yang pernah saling menemukan,
lalu perlahan tersesat di jalan yang sama tanpa benar-benar saling menggenggam.
Dan jika memang benar bahagia itu telah menjauh,
aku hanya ingin tahu… siapa yang pertama kali melepaskannya?
Aku, atau kamu… yang diam-diam sudah tak lagi menginginkannya.
Bilik Sunyiku, 26 April 2026
Tidak ada komentar:
Posting Komentar