Jumat, 27 Juni 2025

Berani Atau Mati

 Berani Atau Mati

Karya: Pena_Lingga


Ketika itu kulihat purnama berseri

Menerangi bumi dalam sunyi yang sepi

Malam kelam tak beri janji

Hanya dingin yang menari-nari


Langkahku terhenti dalam diri

Menatap langit, menahan nyeri

Bayi tak lagi menangis lirih sekali

Semuanya lenyap, takkan kembali


Ini negeri aku, kami berdiri

Bukan tanah warisan untuk dibagi

Bukan pula mainan untuk dicabik iri

Kami hidup, bukan untuk dikasihani


Janji ditebar seperti mimpi

Rakyat percaya, meski hati perih sekali

Yang berkuasa justru menari-nari

Di atas derita yang tak bertepi


Bangkitlah wahai generasi berani

Jangan biarkan nurani mati

Suaramu senjata, sikapmu sakti

Untuk negeri yang sejati berdiri


Bukan saatnya menunduk diri

Saat keadilan terus disakiti

Lawan dengan hati yang murni

Jangan biarkan kebenaran lari


Luka negeri tak hanya di jari

Tapi merambat sampai ke hati

Dikorupsi, dibohongi, dikangkangi

Oleh mulut manis berwajah suci


Wahai engkau yang merasa peduli

Jangan diam, jangan sembunyi

Satu kata bisa mengguncang bumi

Jika lahir dari hati yang suci


Kami bukan pecundang sunyi

Kami bara dalam api

Berkobar demi bumi pertiwi

Demi masa depan yang hakiki


Bersama kita berdiri tinggi

Dalam gelap kita nyalakan pelita ini

Jika bukan kita, lalu siapa lagi?

Berani atau mati — untuk negeri ini!


Republik Rubik, 28 Juni 2025

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mak, Masihkah Pelukanmu Menungguku ?

 MAK, MASIHKAH PELUKANMU MENUNGGUKU? Karya : Pena_Lingga Mak, andai kelak hujan jatuh tanpa langit, dan malam menanak sunyi di periuk yang t...